Skip to content

KONSEP BERFIKIR KRITIS

January 30, 2013

KONSEP BERFIKIR KRITIS

Konsep Berfikir KritisSetiap manusia akan berpikir, begitulah alaminya seorang manusia tercipta. Seorangfilsuf pernah berkata, “Aku hidup karena berpikir”. Peoses berpikir merupakan suatu halyang natural, lumrah, dan berada dalam lingkaran fitrah manusia yang hidup. Bahkan,seorang yang mengalami gangguan jiwa pun merupakan seorang pemikir yangmempunyai dunia lain dalam hidupnya. Saat kita berpikir, seringkali apa yang kita pikirkan menjadi bias, tidak mempunyai arah yang jelas, parsial, dan tidak jarangemosional atau terkesan egosentris. Seharusnya manusia bisa kembali merenung, bahwakualitas hidup seseorang sesungguhnya ditentukan dengan bagaimana cara dia berpikir,sehingga dari pemikiran yang berkualitas itu dia akan mampu menciptakan penemuanatau pun inovasi baru dalam hidupnya. Bukankah seorang pahlawan lahir dari cara berpikirnya yang selalu besar. Ilmuwan-ilmuwan ternama dunia pun mengubah wajahdunia yang primitif menjadi dunia yang luar biasa ini dengan perubahan pemikiran.Saat ini kita adalah seorang mahasiswa, lebih tepatnya adalah seorang mahasiswa ITB.Mahasiswa yang berada dalam lingkaran orang-orang terbaik dari bangsa ini. Manusia-manusia yang sesungguhnya sanggup mengubah peradaban dunia ini, yang sanggupmengubah wajah bangsa ini menjadi lebih baik. Di dalam derasnya arus akademis, kita juga adalah pemikir-pemikir. Tidak sedikit dari kehidupan sosial yang menjadi bagiandari kehidupan mahasiswa. Kebijakan pemerintah pun tidak luput dari pengamatanmahasiswa. Tapi, apakah buah pemikiran kita sudah memiliki standar intelektual?Benarkah pemikiran kita sudah kritis? Pemikiran yang bukan hanya sekedar muncul darirasa emosional atau asumsi dan justifikasi, namun sebuah karya intelektual yang hadir secara ilmiah, atas dasar validitas dan analisis suatu data. Jangan-jangan kita hanyaterjebak dalam arus provokasi yang ‘memaksa’ untuk berpikir kritis, namun hanya untaiankata-kata tanpa arti yang keluar.Seorang mahasiswa bukanlah pemuda tanpa visi, tanpa arah, namun pemuda yangdibangun secara intelektual menjadi cadangan negeri ini. Untuk itu, kita perlu belajar  banyak dari guru/dosen kita. Sama halnya saat kita mencoba untuk berpikir secara kritis.Seharusnya kita paham akan konsep berpikir kritis sehingga kita tidak terjebak dalam pemikiran kita sendiri.Menurut Paul & Elder (2005), berpikir kritis merupakan cara bagi seseorang untuk meningkatkan kualitas dari hasil pemikiran menggunakan teknik sistemasi cara berpikir dan menghasilkan daya pikir intelektual dalam ide-ide yang digagas.Seseorang yang berpikir secara kritis akan dapat menjawab permasalahan-permasalahanyang penting dengan baik. Dia akan berpikir secara jelas dan tepat. Selain itu, dapatmenggunakan ide yang abstrak untuk bisa membuat model penyelesaian masalah secaraefektif

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: